Perbedaan RFID, QR Code, dan ANPR untuk Parkir
Perbandingan tiga metode identifikasi kendaraan yang umum dipertimbangkan dalam sistem parkir otomatis.
RFID untuk pengguna terdaftar
RFID menggunakan kartu atau tag yang dibaca oleh reader. Metode ini cocok dipertimbangkan untuk penghuni, karyawan, atau anggota yang terdaftar. Kinerja aktual bergantung pada jenis tag, jarak baca, pemasangan reader, dan konfigurasi sistem.
QR code untuk akses berbasis kode
QR code dapat digunakan pada tiket atau kode akses digital. Pengelola perlu mempertimbangkan tingkat kecerahan layar, kualitas cetak, konektivitas, masa berlaku kode, dan pencegahan penggunaan ulang. Prosedur bagi pengguna yang tidak dapat menampilkan kode juga perlu disiapkan.
ANPR untuk pembacaan pelat
ANPR memakai kamera dan perangkat lunak untuk membaca nomor kendaraan. Hasil pembacaan dapat dipengaruhi pencahayaan, sudut kamera, kondisi pelat, cuaca, serta kecepatan kendaraan. Karena itu, uji lokasi dan mekanisme verifikasi tambahan penting sebelum penerapan.
Konsultasi Automatic Parking
Untuk membahas kebutuhan sistem parkir otomatis, siapkan informasi lokasi, jumlah lajur, volume kendaraan, metode akses, dan kebutuhan integrasi. Hubungi Mabruka Inovasi Indonesia melalui WhatsApp 087778107700 untuk konsultasi lebih lanjut.